Seduh dan Bahagialah.

Minum kopi buat ku bukan sekedar tentang menyeruputnya. Atau sekedar menikmati aroma dan mencicipi cita rasanya. Minum kopi adalah tentang mengapresiasi minuman berwarna gelap yang membuat kita bahagia.

Bagaimana cara mengapresiasinya? Tentu saja dengan menyeduh sendiri kopi kita.

Untuk menyeduh kopi hanya dibutuhkan air. Tepatnya air hangat. Didihkan air dan biarkan sebentar (1 – 2 menit). Metoda seduh, bebas. Yang penting mudah dan kita menikmatinya.

Beberapa waktu yang lalu aku mencoba menyeduh sendiri kopi Mendheiling di Kubik Koffie dengan metoda pour over. Trims untuk Abdol Jarot yang sudah memandu melalakukannya. Memang ini adalah pengalaman baru bagiku. Pada saat itu aku tidak mempedulikan bagaimana rasa kopi ku nantinya, yang penting aku melakukannya dan aku bahagia.

Dengan menyeduh sendiri, kita bisa menikmati fragrance kopi yang baru saja digiling. Lalu menikmati aroma kopi yang sedang dibasahkan. Tentu saja menikmati crema yang muncul dan terlihat saat air dituang melingkar secara perlahan. Dan pada akhirnya kita akan mengapresiasi kopi yang terhidang di depan kita.

"Bagaimana perasaan abang saat abang nyeduh kopi ini sendiri?" / "Bahagia, itu yg paling penting!"

A post shared by Haddad Sammir (@haddadsammir) on

 

Advertisements
Seduh dan Bahagialah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s