Puisi Cinta dan Jurus Jitu Thabo Menaklukkan Wanita

Peringatan! Essay ini hanyalah karangan belaka, kesamaan pelaku, tempat dan peristiwa hanyalah perasaan Anda saja.

Ngamuk? Marah? Kurang lebih itulah yang saya rasakan saat membaca kesepakatan cinta yang sudah sama-sama kawan tahu. Kalimat palsu! Aku cinta kamu sayang! Aku janji akan meningkatkan uang saku kamu. Iya, rumah ini rumah kita sayang, tapi kalau mau mengundang teman kamu harus izin aku dulu. Kamu boleh kok pulang malam, tapi harus izin aku dulu. Ah .. gombal. Kalau lah aku tidak berbela rasa dengan mereka yang mungkin saat ini masih jomblo semenjak lahir tentu aku akan murka dan mengutuki ‘cuma jomblo putus harapan yang percaya dengan kata-kata tersebut’. Tapi adik-adik mahasiswi kece yang sudah berpengalaman soal asmara sedjak kelas lima SD tentu paham kata-kata mesra di atas cuma omong kosong.

Tersebut dalam sebuah alkisah. Thabo kecil, seorang anak yang ditinggalkan orang tuanya. Ibunya dibawa oleh polisi saat ia berusia enam tahun dan tidak pernah kembali. Lalu Ayahnya meninggalkannya untuk mengadu nasib ke negri seberang dengan berprofesi sebagai perampok bank, namun tewas tertembak dalam sebuah aksi perampokan yang tidak terencana dengan baik. Berikutnya Thabo harus bertahan hidup dengan mencuri sebisanya di pelabuhan.

Singkat cerita Thabo akhirnya diasuh oleh seorang penyair spanyol yang sudah uzur. Penyair itu mengajari Thabo membaca dan memintanya untuk membacakan buku-buku sastra dan puisi cinta karena mata sang penyair spanyol sudah mulai terganggu hingga akhirnya buta total. Thabo tetap bersamanya hingga akhirnya penyair tersebut tutup usia dan Thabo mewarisi seluruh buku-buku puisi cintanya.

Pada usia 16 tahun Thabo sudah mulai tertarik dengan lawan jenisnya, namun butuh waktu dua tahun baginya untuk mendapatkan jurus jitu menaklukkan wanita yaitu: sepertiga senyuman menawan; sepertiga bualan tentang pengalamannya saat mengelilingi dunia yang belum pernah dilakukannya selain dalam khayalannya sendiri; dan sepertiga janji palsu tentang betapa abadinya cinta mereka. Jurus tersebut tidak hanya menyelamatkan hasrat seksualnya namun juga menyelamatkan hidupnya pada waktu-waktu berikutnya.

Oh .. baiklah. Aku sudah ceritakan kisah Thabo yang aku rangkum dari buku The Girl Who Saved The King of Sweden. Sejujurnya ini sebuah spoiler dan aku tidak ingin melanjutkanya lagi. Selain aku tidak ingin merugikan kawan-kawan yang belum membaca bukunya, poin yang aku maksud sudah sampai.

Ini soal kesepakatan cinta, karena sebelumnya Juliet (bukan nama sebenarnya) sudah marah-marah kepada Romeo (lagi-lagi ini  bukan nama sebenarnya) karena ketidak terbukaan Romeo dalam rumah tangga mereka (inipun juga cuma kiasan). Romeo yang sok kebapakkan tidak ingin Juliet terluka sehingga merasa perlu mengatur segala aspek kehidupan Juliet. Contohnya Romeo tidak ingin Juliet terpapar dengan konten negatif yang ada di internet, maka Romeo tidak menyediakan akses internet untuk Juliet.

Pada suatu hari yang ditentukan, Romeo dan Juliet duduk bersama membicarakan persoalan rumah tangga mereka dan menandatangani kesepakatan cinta yang mereka buat berdua. Kesepakatan cinta itu jelas hanya permainan kata-kata. Oh sungguh Romeo adalah reinkarnasi Thabo. Tidak ada hal lain yang akan melelehkan perempuan selain senyuman yang menawan, cerita-cerita bohong dan janji-janji palsu.

Tapi itulah cinta yang kadang-kadang tak ada logika (persis seperti yang dinyanyikan Agnes Monica). Juliet akhirnya mengalah (atau mungkin kalah). Aku tentu marah! Tapi siapalah aku. Cukup kisah itu menjadi pelajaran buatku bahwa tiga jurus jitu menaklukkan wanita pada dasarnya berlaku pula untuk menaklukkan pasar, menaklukkan pelanggan, menaklukkan para calon pemilih (dalam kampanye pemilu), dan tentu saja menaklukkan mahasiswa kreatif nakal.

Advertisements
Puisi Cinta dan Jurus Jitu Thabo Menaklukkan Wanita

4 thoughts on “Puisi Cinta dan Jurus Jitu Thabo Menaklukkan Wanita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s