Menulis Blog.

Sejak siang aku tak kuasa menahan godaan langit Padang yang begitu cerah. Lewat pukul empat sore ketika aku punya kesempatan untuk keluar, tidak akan aku sia-sia kan. Aku mulai dengan menyusuri pantai Padang, dari sekitar Hotel Pangeran, terus berkendara hingga dipaksa belok kiri di Taman Budaya Padang V.2 karena sedang dalam proses pembangunan, lalu aku berbelok ke arah timur menuju Student Center Kampus UPI-YPTK untuk bertamu ke sektretariat UKM-Cybernetix.

Sejujurnya ingin sekali aku menikmati pantai Padang, namun semenjak pantai dikuasai para penyamun, aku sudah kehilangan gairah mengunjunginya. Tapi kampus UPI-YPTK juga tidak kalah asik, ok baiklah … mahasiswi-nya tidak kalah asik. Tentu saja kawan perlu duduk di tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat.

Di tempat yang tepat dan pada waktu yang tepat aku sempat berbincang dengan Kasmadi. Kami membicarakan blog yang ditulis nya malam minggu kemarin dan aku telah menyampaikan secara langsung bahwa Kasmadi perlu merasakan sendiri hujan-hujan berduaan.

Kami sepakat bahwa menulis blog memberi ketenangan tersendiri. Dengan menulis blog kita melepaskan pemikiran yang membuat kita terbebas dari kondisi harus menyimpannya sendiri. Seperti misalnya Anggri Yulio yang menerbitkan Kampret dan Kopi pada hari yang sama di blog-nya.

Menulis blog memberi efek yang sama seperti menulis diary, meskipun tentu kita tidak perlu menulis hal pribadi di ranah publik. Mungkin karena menulis blog/diary secara tidak langsung mendorong kita untuk menerima apa yang kita tulis adalah sebuah realita dan melepaskannya dengan kesadaran bahwa ada hal-hal yang berada di luar kendali kita.

Blog sepertinya bisa menjadi solusi bagi kawan kita yang kurang piknik suka marah-marah di media sosial. Sesekali kawan dapat menuliskan keluh kesah kawan dalam bentuk blog. Menuliskan dengan terurut dan kronologis, dan semoga menemukan sudut pandang lain yang semoga pula menjauhkan kawan dari marah-marah.

Diskusi berlangsung dengan khidmat walaupun tidak khusyuk karena merasa perlu melirik mahasiswi-mahasiswi kece yang berhijab, setengah berhijab dan setengah tidak berhijab dan tidak setengah-setengah tidak berhijab yang diam-diam mungkin saja seorang agen rahasia yang tentunya tidak perlu kita bahas.

Menjelang senja perbincangan harus berpindah ke kedai Milk Shake karena satu hal yang tidak ingin aku sampaikan di blog ini. Kami mengajak Rian, Amirul dan Ai ke kedai Milk Shake dan berbincang untuk waktu yang tidak terlalu lama hingga akhirnya aku terpaksa meninggalkan kedai Milk Shake untuk menunaikan tugas negara dan untuk pulang ke rumah agar aku bisa makan malam dan menggunakan komputer untuk menulis essai ini.

Coba lah menulis blog agar hari kita semakin santai, dan hidup kita semakin selow. Trust me it works!

Advertisements
Menulis Blog.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s