Datang Suka-Suka, Pergi Suka-Suka.

Sore itu harusnya cerah. Angin hampir tidak berhembus, matahari bersinar terik dan awan enggan berkeliaran di langit. Sungguh sore itu tidak layak untuk dihabiskan dengan malas-malasan di rumah. Sejak siang saya sudah berkoordinasi dengan Ayu dan Ikhsan untuk berburu sunset, jadi sore itu selepas pukul empat sore saya sudah bergerak menuju sebuah kedai di kawasan pantai purus. Ayu sudah menunggu di sana dan Ikhsan akan menyusul. Sore itu Ikhsan sedang berada di kedai arlojinya di Pasar Raya.

Karena sore itu panas sekali, perburuan sunset baru kami mulai pukul enam. Kami mulai berjalan dari persimpangan Jl. Olo ladang dengan Jl. Samudera. Cukup jauh menunju pusat wisata di pantai Purus sebenarnya, tapi karena pikiran yang riang, jarak menjadi tidak begitu terasa. Sesampainya di depan Rusunawa Purus, kami mulai mengambil gambar.

Pantai.

Bemain di Pantai.
Pasir Pantai.
Bermain di Pasir Pantai.

Lokasi pada foto-foto di atas baru saja “dibersihkan”, sehingga membuka lebih banyak ruang bagi publik.

Pantai.

Tapi itu lah awan. Mentang-mentang ringan, terbang kesana-kemari, datang suka-suka dan pergi suka-suka. Gerombolan awan di ujung barat mulai menutup matahari yang akan tenggelam.

Saya dan Ayu melanjutkan jalan-jalan sore. Kali ini kami berencana mengambil gambar dari bangunan baru yang dibangun Pemko Padang beberap bulan belakang. Bangunan yang berada di kiri-kanan Musala tepi pantai purus itu memiliki ruang lepas di lantai dua nya. Kami naik ke lantai dua dan mulai mengambil gambar, sebelum akhirnya Ikhsan datang dan ikut bergabung.

Ruang Lepas di Lantai Dua.
Sunset Tertutup Awan.
Awan Mulai Terlihat Berat.
Lampu-lampu Malam.

Menjelang malam awan mulai terlihat berat dan angin terasa sedikit dingin. Sekitar pukul 7:30 malam kami berpisah. Ayu yang ada janji bertemu dengan Ika, melanjutkan perjalanan ke Tabing. Ikhsan pulang ke rumahnya dan saya ikut Ayu. Kebetulah sudah lama tidak ngobrol-ngobrol dengan Ika.

Tidak lama setelah bertemu Ika di X Mart Tabing, hujan pun turun. Jika mengenang siang hari tadi yang begitu terik, tidaklah terbayangkan bahwa malam ini akan hujan. Begitulah cuaca di Padang tiga bulan terakhir ini. Seperti awan yang datang suka-suka dan pergi suka-suka.

Hari yang suka-suka pada tanggal 28 Januari 2014.

Album foto: https://plus.google.com/photos/105080981772302970928/albums/6109771826644416833

Advertisements
Datang Suka-Suka, Pergi Suka-Suka.

One thought on “Datang Suka-Suka, Pergi Suka-Suka.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s