Berpikir Analitis

“Well, sulit untuk dikatakan lain. Bukti bahwa kasus ini pada dasarnya sederhana adalah, tanpa bantuan apapun kecuali deduksi biasa, aku sudah dapat menangkap pelakunya dalam tiga hari. Kunci pemecahan masalah ini adalah berpikir mundur!” pamer Sherlock kepada rekannya John Watson. Karena melihat bahwa rekannya masih belum sepenuhnya memahami, Sherlock melanjutkan pembahasannya:

Sebagian besar orang, jika mendengar rangkaian peristiwa, pasti bisa mengatakan hasil akhirnya. Mereka menyatukan rangkaian kejadian itu dalam benak mereka, dan menarik kesimpulan logis tentang akibat yang mungkin timbul.

Tapi jika situasinya terbalik, jika kita memberitahu mereka hasil akhirnya dan meminta mereka merunut kejadian-kejadian sebelumnya, hanya sedikit orang yang mampu melakukannya.

Itu yang kumaksud dengan berpikir mundur atau berpikir analitis.

Jika pembaca adalah seorang lulusan atau mahasiswa fakultas Ilmu Komputer, tentulah sering sekali mendengara istilah “analis sistem”. Menurut Wikipedia, analis sistem adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan.

Sebagai seorang lulusan Fakultas Ilmu Komputer, memiliki keampuan berpikir analitis adalah sebuah keharusan bagi saya, karena orientasi pendidikan saya adalah menjadi seorang analis sistem. Namun dalam beberapa pengamatan saya menemukan bahwa berpikir analitis masih belum diterapkan dengan baik oleh mahasiswa dan bahkan lulusan fakultas Ilmu Komputer. Hal tersebut tentu berakibat pada akurasi penarikan kesimpulan yang rendah.

Berpikir analitis adalah proses berpikir yang mendorong kita membuat keputusan yang lebih baik. Pertama kita menggunakan proses berpikir kreatif untuk memperoleh bermacam-macam pilihan solusi untuk masalah yang kita hadapi, kemudian kita perlu menggunakan proses berpikir analitis untuk memilih beberapa alternatif solusi yang terbaik.

Menurut Ralfh Ross, berpikir Analitis meliputi beberapa hal seperti menjadikan suatu pemecahan masalah yang masuk akal, meneliti dan mengevaluasi beberapa kesimpulan umum, membuat gambaran umum dari kesimpulan berdasarkan informasi yang ada, mempertimbangkan argumen yang valid, membuat sebuah jawaban dari suatu permasalahan berdasarkan pengolahan informasi yang ada.

Sedangkan menurut Benjamin Bloom, seorang ahli psikologi pendidikan, pola pikir analitis menekankan pada pemecahan materi ke dalam bagian yang lebih khusus dan mendeteksi hubungan antara bagian – bagian tersebut serta menyatukannya menjadi suatu solusi atau pemecahan dari permasalahan tersebut.

Oleh karena itu, aturan dasar untuk berpikir analitis adalah memaksa pikiran kita untuk menyebar dengan memikirkan banyak alternatif, kemudian buatlah menyempit dengan memilih alternatif terbaik.

Sehubungan dengan Sherlock Holmes, berikut adalah kaidah berpikir analitis yang dituangkannya dalam “Ilmu Deduksi” (The Science of Deduction):

  1. Saya mengamati segala hal.
  2. Saya menarik kesimpulan dari semua hal yang saya amati.
  3. Setelah saya menyingkirkan semua yang tidak mungkin, maka apapun yang tersisa, tidak peduli seberapa gila hal tersebut mungkin terlihat, pastilah kebenarannya.

Mengembangkan kemampuan berpikir analitis sangatlah penting. Dengan mengembangkan kemampuan berpikir analitis diharapkan seseorang dapat menarik kesimpulan dengan akurat, mengidentifikasi kemungkinan terbaik serta mampu menganalisis penyelesaian permasalahan.

NB: Kutipan Sherlock Holmes diambil dari Novel Sherlock Holmes, Penelusuran Benang Merah.

Bacaan lebih lanjut:

Advertisements
Berpikir Analitis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s