Petualangan di Bukit Nobita

Semoga tidak berlebihan menggunakan kata “petualangan” pada judul blog ini. Kalaulah Ija dan Bebe tidak kelelahan selama mendaki bukit Nobita tentulah saya akan mengganti kata “petualangan” dengan “jalan-jalan”. Tapi jalan-jalan ke bukit Nobita tetaplah sebuah petualangan.

Bukit Nobita adalah tempat rekreasi yang sedang hits di Padang, setidaknya 2 – 3 bulan terakhir ini. Lokasinya tidak terlalu jauh dari pusat kota Padang. Bajalan.info punya review dan peta lokasinya silahkan akses di sini. Perjalanan menuju bukit Nobita sebaiknya dilakukan dengan sepeda motor mengingat jalan yang relatif sempit.

Yang paling dicari dari bukit Nobita adalah pemandangan kota Padang. Dari atas bukit Nobita, pelancong dapat melihat pemandangan kota Padang. Hampir semua bagian kota Padang terlihat dari bukit Nobita. Tapi pemandangan yang indah tersebut harus dibayar dengan cucuran keringat yang lumayan lah, apalagi bagi yang tidak terbiasa hiking / trekking.

Saat berada di kaki bukit dan tentunya setelah “mengurus administrasi” (jika Anda pahan makhsud saya), pelancong dapat segera melihat jalur pendakian yang terjal dan licin. Tapi tak apa, ada pemandangan indah menunggu di atas. Jangan lupa untuk saling bergandengan tangan.

Sehubungan dengan kolega-kolega saya yang kelelahan yang sudah saya sampaikan pada awal blog ini, saya menduga kami mendaki dengan terlalu bersemangat. Pikiran terfokus pada puncak sehingga kalimat yang sering terlontar adalah “Masih jauh kah?”. Konsekuensinya, kami melupakan kebahagiaan selama proses pendakian, padahal jika pendakian itu dilakukan dengan santai, bersenda gurau bahkan sambil bernyanyi, saya yakin akan lebih seru dan tidak ada yang harus kelelahan.

Menjelang matahari terbenam kami sudah berada di lokasi strategis untuk menikmati pemandangan. Lokasinya sudah hampir mencapai (kita anggap saja) puncak bukit Nobita. Di sana ada batu-batu besar tempat dimana pelancong dapat duduk. Di kiri-kanan kami ramai anak muda yang juga ingin menikmati pemandangan kota padang.

Sebelum langit benar-benar gelap, saya sempatkan mengambil gambar panorama dengan kamera handphone:

02012015377

Malam itu saya benar-benar menikmati keindahan lampu-lampu kota Padang. Cuaca sangat bersahabat, bulan besar, hampir purnama dan langit berawan tipis. Suhu udara tidak terlalu gerah dan juga tidak dingin. Sebenarnya saya sudah pernah melihat lampu-lampu kota Padang di kala malam. Tapi kali ini saya melihat dari sudut pandang berbeda.

Sebelum pulang saya dan rekan-rekan Cybernetix sempat berfoto dengan latar belakang cahaya malam dan lampu-lampu kota Padang:

Nobita

Perjalan pulang (turun) lebih didominasi dengan senda gurau dan terpeleset. Lelah memang, tapi bahagia. Saat itu 2 Januari 2015. Hari-hari sibuk di awal tahun. Sibuk liburan tentunya.

Kredit foto: Ayu – http://rywyu.tumblr.com/

Advertisements
Petualangan di Bukit Nobita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s